Tentang LPPM

Salah satu persyaratan yang penting bagi kemajuan suatu bangsa adalah kualitas sumber daya manusia yang berkualitas tinggi yang diselenggarakan melalui suatu Sistem pendidikan nasional. Pendidikan mempunyai peranan yang amat penting untuk menjamin perkembangan dan kelangsungan kehidupan bangsa yang bersangkutan. Tanpa pendidikan yang cukup suatu bangsa akan mengalami keterbelakangan dalam segala bidang kehidupan dan mengalami kesulitan dalam pergaulan antar bangsa.

Kewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Dasar 1945 adalah menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Makin besar partisipasi masyarakat terhadap pembangunan kualitas sumber daya manusianya maka makin dekat pula jarak yang ditempuh perjalanan Bangsa Indonseia dalam mencapai tujuan nasionalnya di bawah lindungan dan ridha Allah SWT.

Persyarikatan Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid (kemurnian, pembaharu, reformasi, dan modernisasi) yang didirikan pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 Hijriah bertepatan dengan tanggal 18 Nopember 1912 Miladiyah, dalam perjuangannya untuk menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, menyelenggarkan amal usaha antara lain di bidang pendidikan yang kemudian merupakan salah satu ciri khas dari gerakan Muhammadiyah. Lembaga pendidikan yang didirikan dan diselenggarakannya menjadi subsistem dalam Sistem pendidikan nasional, mulai dari pendidikan prasekolah sampai perguruan tinggi yang tersebar di seluruh tanah air.

Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik  (STISIP) Muhammadiyah Sinjai sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan merupakan salah satu subsistem dalam Sistem pendidikan nasional, sangat menyadari beban tugas yang diemban untuk mencapai tujuan perjuangan nasional dan misi persyarikatan Muhammadiyah diselenggarakan tidak hanya melahirkan manusia-manusia yang memiliki kemampuan daya pikir dan penalaran keilmuan belaka, tetapi sekaligus dituntut menjadi wadah penempaan insan intelektual secara utuh yang berilmu amaliyah dan beramal yang ilmiah sebagai kader persyarikatan, kader ummat, dan kader bangsa yang Rahmattalilalami.

Dengan landasan pemikiran tersebut di atas, disusunlah Rencana Induk Penelitian (RIP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)  Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik  (STISIP) Muhammadiyah Sinjai sebagai pedoman dasar dan acuan dalam menyelenggarakan Penelitian pada Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP)  Muhammadiyah Sinjai  dengan Surat Keputusan Ketua STISIP Muhammadiyah.