KEMAMPUAN ADAPTASI DAN INTEGRASI PEDAGANG JAWA DENGAN PEDAGANG LOKAL PASAR TRADISIONAL DI KOTA MAKASSAR

  • dewi wulandari
Keywords: kemapuan Adaptasi, Integrasi

Abstract

Komunikasi antar budaya (Jawa dan lokal) merupakan salah satu faktor yang menciptakan adaptasi dan integrasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan komunikasi pedagang Jawa dengan pedagang lokal di pasar tradisional Makassar dan mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi efektivitas komunikasi pedagang Jawa dengan pedagang Lokal.

Penelitian ini bersifat deskripsi kualitatif. Informan penelitian sebanyak 11 orang, yakni 5 orang dari pedagang Jawa, 5 orang dari pedagang lokal dan Kepala Pasar Terong, Makassar. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif.Data diperoleh dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.Data dianalisis menggunakan model interaksi oleh Miles dan Huberman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi pedagang Jawa dengan pedagang lokal di pasar tradisional Makassar terbangun melalui aspek komunikasi dan perubahan sosialnya. Hal ini terbangun melalui upaya pemerintah yang mendukung yaitu sarana dan kelembagaan sosial yang diikuti oleh para pedagang, sedangkan faktor-faktorĀ  yang memengaruhi komunikasi pedagang Jawa dengan pedagang lokal, antara lain upaya pemerintah dengan sarana dan prasarana serta kesediaan tokoh-tokoh masyarakat dalam keberlangsungan proses adaptasi dan integrasi tersebut. Kegiatan keagaamaan dan pendekatan dengan cara berdialog untuk saling memberikan argumentasi secara kontak langsung telah memberi kontribusi yang baik dalam menjalin adaptasi dan integrasi yang positif

Published
2018-06-21