SISTEM PENGETAHUAN KOMUNITAS BAJOU TENTANG PENGELOLAAN SUMBERDAYA HAYATI LAUT DI KABUPATEN BONE

  • amaluddin amaluddin
Keywords: Sistim Pengetahuan, Pengelolaan Sumber Daya hayati

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana sistem pengetahuan komunitas Bajou dalam pengelolaan sumberdaya perikanan dan biota laut lainnya.

 Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tetap mengindahkan data kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelitian pustaka, observasi partisipasi, wawancara mendalam kepada informan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis berdasarkan pemahaman dan pandangan komunitas Bajou dengan cara deskriptif kualitatif dan membandingkan satu sama lain serta mengklasifikasikan.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan komunitas Bajou dalam memanfaatkan sumberdaya hayati laut hingga saat ini masih menggunakan pengetahuan tradisionil (indigenous knowledge) yaitu: 1) pengetahuan tentang spesis ikan dan biota lain dengan lokasi penangkapan. 2) pengetahuan teknologi tradisionil perahu dan peralatan produksi perikanan, 3) pengetahuan budaya tentang berlayar. Dengan berbagai pengetahuan tradisionil (indigenous knowledge) yang dimiliki bila dibandingkan keadaan sekarang tampaknya ada unsur-unsur pengetahuan budaya yang bertahan dan sebagian unsur-unsur pengetahuan budaya ditinggalkan karena kemajuan teknologi, adanya keinginan generasi muda untuk menerima inovasi baru yang lebih realistis dan praktis penggunaannya. Meskipun sistem pengetahuan mereka bersifat tradisionil, namun demikian dapat membentuk pola pikir dan perilaku dalam menanggapi lingkungan laut dan sumberdaya hayati laut sehingga membentuk kearifan tradisionil

Published
2017-06-30